Di era persaingan kerja yang semakin ketat, banyak fresh graduate sebenarnya sudah memiliki kemampuan yang cukup baik. Mereka bisa praktik, memahami alat kerja, bahkan memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Namun sayangnya, tidak sedikit yang masih kesulitan bertahan atau diterima di dunia kerja.
Masalahnya sering kali bukan terletak pada skill, melainkan pada attitude dan mindset kerja.
Industri saat ini jarang mengeluhkan kemampuan teknis peserta kerja. Yang lebih sering menjadi perhatian adalah sikap kerja, seperti datang terlambat, sulit diarahkan, kurang inisiatif, hingga mudah menyerah ketika menghadapi tekanan pekerjaan.
Hal-hal tersebut mungkin terlihat sederhana ketika masih berada di lingkungan belajar. Di kelas, keterlambatan mungkin masih dimaklumi, kurang fokus masih bisa ditegur, dan tugas yang belum selesai masih diberi kesempatan. Namun di dunia industri, semuanya memiliki konsekuensi yang lebih besar.
Karena itu, perusahaan tidak hanya membutuhkan orang yang bisa bekerja, tetapi juga pribadi yang:
- Bisa dipercaya
-Konsisten
-Bertanggung jawab
-Memiliki disiplin kerja yang baik
Skill memang dapat membantu seseorang diterima bekerja. Tetapi attitude yang baiklah yang membuat seseorang mampu bertahan, berkembang, dan dipercaya dalam dunia kerja.
Sebagai Lembaga Pendidikan Dan Pelatihan Kerja, Dinus Solo tidak hanya fokus pada pengembangan skill peserta didik, tetapi juga membangun attitude, disiplin, komunikasi, dan mental kerja yang baik. Hal ini dilakukan agar peserta didik tidak hanya siap praktik, tetapi juga siap menghadapi dunia industri secara profesional.
Melalui pembelajaran berbasis praktik, pembiasaan disiplin, kerja sama tim, hingga penguatan karakter, Dinus Solo berkomitmen membantu peserta didik menjadi pribadi yang siap kerja dan siap berkembang.
Karena di dunia kerja, kemampuan bisa dipelajari. Tetapi attitude adalah nilai yang membuat seseorang berbeda. 🚀






